You are currently viewing TURBA, Sosialisasi PAC IPNU-IPPNU Sragi di PR KLUNJUKAN

TURBA, Sosialisasi PAC IPNU-IPPNU Sragi di PR KLUNJUKAN

Sragi – Pimpinan Anak Cabang IPNU & IPPNU Kecamatan Sragi periode 2020 – 2022 Turba ke Pimpinan Ranting IPNU-IPPNU se-Kecamatan Sragi. Salah satunya yakni ke PR IPNU-IPPNU Desa Klunjukan yang dilaksanakan pada jumat (20/11/20) di masjid Jami’ Walisongo Klunjukan.

Kegiatan tersebut dimulai pukul 19.30 WIB dan dihadiri oleh anggota IPNU-IPPNU Desa Klunjukan. Dalam kesempatan tersebut, PAC IPNU-IPPNU Sragi melalui sekretaris Rekan Abdul Cukup, menuturkan bahwa dalam ber-IPNU – IPPNU ada yang namanya Konferancab (Konferensi anak cabang) yaitu suatu permusyawaratan tertinggi dalam tingkatan Anak Cabang. Anak Cabang sendiri adalah tingkatan yang sama dengan Kecamatan, di dalam pelaksanaannya ada pemilihan ketua.

Ia menambahkan, bahwa salah satu keberhasilan sebuah organisasi adalah adanya komunikasi yang baik. “Dalam berorganisasi bahwa keberhasilan Sebuah organisasi adalah adanya komunikasi yang baik”.

Sementara itu, Rekan Ahmad Mukhaimin, ketua PAC IPNU Sragi mengatakan bahwa di Indonesia itu ada sebuah organisasi Islam namanya Nahdlatul Ulama yang didirikan oleh K.H Hasyim Asy’arie pada tahun 1926. K.H Hasyim Asy’arie pernah berkata “sopo wonge seng gelem ngurusi NU Bakal tak anggep santriku, sopo seng tak anggep santriku tak dongakne Khusnul khotimah sak keluarga keluarga ne”

“(Siapa orangnya yang mau mengurusi NU akan saya anggap sebagai santriku, Siapa yang saya anggap santriku akan saya doakan supaya khusnul khotimah beserta keluarga keluarganya)” Ucap Rekan Mukhaimin.

Didalam keorganisasian Nahdlatul Ulama ada yang namanya Banom (Badan Otonom) yang meliputi NU, Muslimat, Fatayat, Ansor dan IPNU-IPPNU.

Rekan Mukhaimin juga berpesan Kepada PR IPNU-IPPNU Desa Klunjukan untuk senantiasa aktif di organisasi IPNU-IPPNU. 

“Ayolah kita bersama-sama menghidupkan IPNU-IPPNU di desa kita, di Kecamatan, di Kabupaten, bahkan provinsi, sudah saatnya kita sebagai warga atau santri NU harus bergerak dan jangan hanya berdiam dirumah saja, hidupkan Mushola, Masjid, TPQ-TPQ, Kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi. Karena kita adalah pemimpin di masa yang akan datang” Tegas Rekan Mukhaimin.

Kontributor : Nicholas Akbar

Editor : Khairul Anwar

Bagikan Rekan :

Tinggalkan Balasan