You are currently viewing Sukses Adakan Makesta Mandiri, 17 Ranting Diminta Pertajam Kualitas

Sukses Adakan Makesta Mandiri, 17 Ranting Diminta Pertajam Kualitas

Tirto – Kaderisasi bukan menjadi ajang untuk adu gengsi. Apalagi hanya menggugurkan program kerja tanpa substansi. PAC IPNU dan IPPNU Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan ikhtiar selalu memberikan nuansa kaderisasi yang baik secara formal maupun non formal.

Organisasi tanpa kaderisasi akan menghambat regenerasi. Walaupun secara tingkatan IPNU dan IPPNU sebagai wadah organisasi yang paling bawah di badan otonom NU, namun memiliki tugas serta kewajiban secara keseluruhan untuk menciptakan regenerasi organisasi.

Sudah seharusnya seorang organisatoris untuk menjaga marwah organisasi dengan mengamalkan sifat organisasi.  Apresiasi yang begitu luar biasa kepada 17 Pimpinan Ranting se-Kecamatan Tirto yang telah mengoptimalkan dan mengamalkan sifat organisasi IPNU dan IPPNU yaitu KEKADERAN.  17 Pimpinan Ranting (PR) telah Melaksanakan MAKESTA dengan rata-rata 40 peserta/PR.

Pelaksanaan MAKESTA kali ini dilakukan secara mandiri dengan sistem 2 gelombang. Dimulai 11 PR pada bulan Februari-April 2021 dan dilanjutkan 6 PR pada bulan Juni-Agustus 2021. Pandemi kali ini memberikan pelajaran penting untuk menciptakan inovasi dalam sistem kaderisasi. Dengan konsep yang begitu sederhana namun dengan hasil yang luar biasa.

Trainer PAC IPNU-IPPNU Tirto

Dengan menugaskan Tim Kaderisasi yang terdiri dari Trainer dengan anggota PAC IPNU dan IPPNU Tirto serta Tim Keamanan dari DKAC CBP IPNU dan KPP IPPNU Tirto untuk melakukan pendampingan MAKESTA MANDIRI Pimpinan Ranting se-Kecamatan Tirto secara bergelombang.

Wakil ketua bidang Kaderisasi PAC IPNU Tirto, Nurul Hidayat berharap semua anggota yang sudah dibaiat bisa aktif di ranting masing-masing serta memberikan sumbangsih dalam memajukan organisasi IPNU dan IPPNU.

“Untuk pimpinan ranting terus menjaga anggotanya dan yang paling penting menjaga prestasi yang sudah kita mulai yaitu MAKESTA MANDIRI karenanya dengan seperti itu segala manfaat akan dirasakan langsung oleh Pimpinan Ranting Se-Kecamatan Tirto,”ujarnya.

CBP-KPP Kecamatan Tirto

Ketua PAC IPPNU Tirto, Layla Maf’ula juga mempunyai harapan tinggi setelah diadakannya Makesta Mandiri 17 ranting. Ia berharap bahwa setelah ini di setiap pimpinan ranting mampu melahirkan anggota-anggota baru yang militan dan berdedikasi tinggi untuk organisasi IPNU-IPPNU.

Disampaikan lebih lanjut bahwa anggota yang sudah dibekali ilmu selama kegiatan makesta ini semoga bisa mengaplikasikannya dalam wujud praktik berorganisasi yang baik dan kedepannya bisa bertanggungjawab untuk terus berkiprah dalam khidmah di organisasi IPNU IPPNU ini.

“Tentunya diiringi dengan proses untuk mau terus belajar. Semoga kedepan semangatnya tetap istiqomah, mampu menggerakkan anggota barunya untuk mengasah kemampuan yang dimiliki. Banyak hal lain yang bisa diperoleh dalam berorganisasi jika disertai dengan niat yang baik,” imbuh rekanita asal Desa Tanjung ini.

Sementara itu, ketua PAC IPNU Tirto, Ali Yafie atau yang biasa disapa Yappie menambahkan bahwa di sebuah organisasi tidak ada tugas dan tanggung jawab yang mudah.

“Segala bidang harus saling bahu membahu untuk menciptakan ruang dan memberikan kesempatan kepada anggota untuk mengembangkan soft skill dan potensi. Terus berkhidmah di IPNU dan IPPNU di mulai dari pimpinan paling bawah, syukur-syukur bisa melanjutkan sampai ke pimpinan paling atas,” pungkasnya.

Kontributor: Tim Jurnalistik PAC IPNU dan IPPNU Kecamatan Tirto

Editor: Khairul A

Bagikan Rekan :

Tinggalkan Balasan