You are currently viewing Peringati Harlah, IPNU Wonopringgo Gelar Istighosah Bersama Alumni

Peringati Harlah, IPNU Wonopringgo Gelar Istighosah Bersama Alumni

Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan mengadakan Istighosah bersama kader IPNU se-Wonopringgo dan alumni dari tahun 1980– 2021 di gedung serbaguna MWC NU Wonopringgo, Selasa (23/2/21) malam. Kegiatan ini diadakan untuk memperingati Hari Lahir (Harlah) IPNU yang ke-67 tahun.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 50 orang yang terdiri dari kader IPNU se-Wonopringgo dan para alumni. Para alumni yang hadir antara lain Bapak Muslih Tuhri (1980), Bapak Nabhan Syamsudin (1984), Bapak Abdul Rohman (1989), Bapak H. Sirozirobudin, Bapak Nur Hanafi, Bapak Choirudin Baghowi, Bapak Rosul Hakim, Ahmad Zitni Ilman, Iqdam Fahmi, Firmansyah, Abdul Qodir Aljailani.

Ketua PAC IPNU Wonopringgo, Haris, mengucapkan rasa terimakasihnya kepada tamu undangan yang telah hadir.

“Suatu Kehormatan dan Kebahagiaan tersendiri bagi PAC IPNU Kecamatan Wonopringgo karena bisa berkumpul dengan para alumni, senior dan para kader dalam acara Harlah IPNU yang ke 67 tahun dan juga berterimakasih atas kehadiran alumni dan kader IPNU se-Kecamatan Wonopringgo” Ucap Haris.

Haris juga berharap dengan kehadiran para alumni bisa menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas kader IPNU di Kecamatan Wonopringgo. “Supaya bisa menjadikan IPNU sebagai rumah belajar kita seluruh pelajar dan santri” Tuturnya.

Salah satu alumni PAC IPNU Wonopringgo memberikan pesan positif untuk peserta. Tak lupa ia juga bercerita mengenai sejarah IPNU Wonopringgo pada masa lalu.

“Kader harus berkembang lebih baik dari sebelumnya, saya tekankan IPNU itu generasi penerus jadi kewajiban kader IPNU menjadi agen yang handal bagi Nahdlatul Ulama baik di bidang formal maupun non formal.” Ujarnya.

“Dulu awal terbentuknya IPNU-IPPNU Cabang Pekalongan itu di Wonopringgo, sekitar tahun 1980-an masa presiden Suharto. Kegiatan pada masa itu sangat susah tidak semudah saat ini, kalau ada kumpul-kumpul langsung dibubarkan oleh hansip, akan tetapi ada kenangan tersendiri. Belum ada alat komunikasi secanggih dan kendaraan sebagus sekarang, kalau mau kumpul naik sepeda, paling cepat naik vespa dan dulu pakainya surat bukan handpone” Kenangnya.

Bapak Abdul Rokhim menambahkan, “Wonopringgo juga merupakan cikal bakal terbentuknya CBP yang dulu namanya adalah Barisan IPNU dan diresmikan pada Kongres di Makasar yang sering kita kenal dengan nama CPB (Corps Brigade Pembangunan)” pungkasnya.

Sementara itu, ketua panitia kegiatan Harlah IPNU PAC Wonopringgo, Ginanjar bersyukur acara dapat berjalan sebagaimana mestinya meskipun masih banyak kekurangan.

“Panitia bersyukur karena acara dapat berjalan dengan baik dan peserta yang hadir baik dari unsur alumni ataupun delegasi ranting terlihat senang dan menyambut baik dengan adanya kegiatan ini. Namun panitia juga menyadari bahwa berbagai hal terkait teknis masih terdapat banyak kekurangan, oleh karenanya saya pribadi dan panitia pada umumya menyampaikan permohonan maaf. Semoga kegiatan serupa bisa tetap diadopsi bagi kepengurusan di tahun-tahun berikutnya” Ujarnya.

Acara ditutup dengan makan bersama IPNU se-Wonopringgo bersama alumni diiringi grup akustik PAC IPNU Kecamatan Wonopringgo “Amenta” dan dilanjut mushofahah dengan semua kader yang hadir.

Kontributor : Arif Ayusman

Editor : K. Anwar

Bagikan Rekan :

Tinggalkan Balasan