Pengajian Umum dalam rangka Harlah IPNU 63 IPPNU 62 Pimpinan Ranting Dadirejo Timur

Tirto – Pelajar Kota Santri

Dalam rangka Harlah IPNU yang ke 63 dan IPPNU yang ke 62, Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Desa Dadirejo Timur menyelenggarakan Pengajian Umum yang bertempat di halaman Musholla Al-Istiqomah Dk. Klepu, Ds. Dadirejo Timur, Kec. Tirto Kab. Pekalongan. Acara ini dilaksanakan pada tanggal 23 Maret 2017 bertepatan dengan tanggal 25 Jumadil Awwal 1438 H.  Acara yang dibuka dengan pembacaan Maulid Simtudduror oleh grup sholawat Al-Mahabbah ini berlangsung khidmat dan tertib. Hadir pula dalam kesempatan ini Ustadz kondang asal Batang, Ustadz Minanurrohman yang akan menyampaikan Mauidhoh Khasanah. Rekan Musta’iddin selaku panitia penyelenggara yang sekaligus ketua IPNU Ranting Dadirejo Timur menyampaikan terimakasih kepada saudara-saudara sekalian yang telah berkenan hadir dalam acara ini. “Sedikit perlu saya sampaikan bahwa pengajian ini merupakan salah satu program kerja Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Desa Dadirejo Timur masa khidmat 2015-2017, maka di akhir periode ini kami mengucapkan mohon maaf apabila masih banyak kekurangan dan kekhilafan dalam mengemban tanggungjawab di organisasi.” Imbuhnya. Selanjutnya Kepala Desa Dadirejo Bapak Slamet, dalam sambutannya sangat mengapresiasi terselenggaranya pengajian Harlah IPNU IPPNU ini. Beliau menyampaikan: “Semoga di Desa Dadirejo ini makin banyak yang ikut IPNU IPPNU, saya sangat berharap besar pada adik-adik IPNU IPPNU disini, sebagai generasi yang berguna dan bermanfaat, tak hanya untuk diri sendiri namun juga untuk Desa Dadirejo” Orang yang dituakan oleh warga Dadirejo ini juga menyampaikan mengenai sistem irigasi persawahan di Desa Dadirejo, khususnya kepada para petani di Desa Dadirejo beliau menyinggung tentang masa panen yang cuma 1 kali dalam setahun, selain akhir-akhir ini memang cuaca tak menentu namun juga sistem pengarian yang terganggu, maka harus kita benahi dan rawat bersama-sama. Ujarnya. Dalam kesempatan yang sama Bapak Ky. Ibadullah  selaku tokoh masyarakat desa Dadirejo juga memberikan sambutan nya dalam acara pengajian ini, beliau berpesan kepada para rekan rekanita IPNU IPPNU untuk tetap semangat berjuang khususnya di Desa Dadirejo, untuk tetap bisa meneruskan perjuangan sesepuh dan para pendiri NU. Beliau juga menuqil sebuah kalam hadits dari riwayat Imam Tirmidzi

الْكَيِّسُ مَنْ دَانَ نَفْسَهُ وَعَمِلَ لِمَا بَعْدَ الْمَوْتِ وَالْعَاجِزُ مَنْ أَتْبَعَ نَفْسَهُ هَوَاهَا وَتَمَنَّى عَلَى اللَّهِ ِ

Yang artinya: “Orang yang cerdas adalah orang yang mempersiapkan dirinya dan beramal untuk hari setelah kematian, sedangkan orang yang bodoh adalah orang jiwanya mengikuti hawa nafsunya dan berangan-angan kepada Allah.”

“Maka insyaAllah anak-anakku rekan-rekanita IPNU IPPNU perjuangan ‘penjenengan sedoyo’ diridhoi saking Gusti Allah SWT”, tandas Beliau, yang serentak di Amini oleh rekan rekanita dan para hadirin. Acara puncak yang telah ditunggu-tunggu yaitu Mauidhoh Khasanah oleh Ustadz Minan yang populer lewat salah satu acara di stasiun televisi swasta ini memberikan ceramah mengenai deradikalisasi moral. Di zaman akhir ini marak terjadi penyimpangan yang dilakukan oleh remaja-remaja, melalui media salah satunya tayangan kurang mendidik yang ditampilkan di televisi dan semakin majunya teknologi seperti handphone yang semakin canggih. Ustadz Minan menambahkan pentingnya berorganisasi untuk membentengi diri dari bahaya deradikalisasi moral, khususnya melalui wadah IPNU IPPNU yang sarat dengan pendidikan akhlaq, religi, serta nasionalisme cinta tanah air. Ustadz yang juga aktif di grup sholawat ini sesekali juga melantunkan syair-syair sholawat disela-sela ceramahnya, suaranya yang memang merdu membuat para hadirin ikut terhanyut dalam lantunan sholawat. Acara yang yang selesai sekitar pukul 23.45 WIB ini ditutup dengan do’a oleh Bapak KH. Winaji. Para hadirin dan tamu undangan membubarkan diri dengan tertib menuju tempat parkir yang telah dijaga oleh sahabat Banser yang juga bertugas mengamankan ketertiban lalulintas agar kenyamanan pengunjung terjaga dan selamat sampai rumah masing-masing.

Kontributor : Sarkipul

Bagikan Rekan :

Tinggalkan Balasan