You are currently viewing Pelajar NU Pekalongan Ramaikan Maulid Nabi di Kediaman Habib Luthfi bin Yahya
Foto by Arif Subkhi

Pelajar NU Pekalongan Ramaikan Maulid Nabi di Kediaman Habib Luthfi bin Yahya

Pekalongan – Salah satu cara memperingati bulan Rabi’ul Awal atau bulan kelahiran Nabi Muhammad Saw adalah dengan memperbanyak sholawat, mempelajari kisah-kisah kenabian, membaca kitab-kitab maulid seperti: al-Barzanji, ad-Diba’i, Shimtudduror, Dliyaullami’ dan masih  banyak yang lainnya. Hal itulah yang juga dilakukan Pimpinan Cabang (PC) IPNU Kota Pekalongan.

Setiap bulan Rabi’ul Awal, PC IPNU Kota Pekalongan mengadakan maulid nabi Saw di kediaman (ndalem) Maulana Alhabib Luthfi bin Yahya di Jalan Dr Wahidin, Kelurahan Noyontaan, Kota Pekalongan. Seperti yang terlihat pada malam kedua, Sabtu (9/10) yang juga dihadiri oleh PC IPNU Kabupaten Pekalongan, Batang, dan Pemalang, serta ada pula dari PC PMII Pekalongan.

Maulid Nabi di kediaman Abah Luthfi ini dimulai ba’da maghrib dengan diawali membaca rotibul haddad lalu disambung dengan kitab maulid simtudduror hingga selesai.

Kegiatan maulid  di kediaman Abah Luthfi ini sendiri sudah ada sejak tahun 2001, namun hanya diikuti oleh tim-tim hadroh ternama Pekalongan saja, itupun belum terstruktur dan terorganisir seperti sekarang ini. Barulah sejak 2017, kegiatan maulid di kediaman Abah Luthfi ini mulai terorganisir, setelah sebelumnya ada pihak dari ndalem Abah (khodim/abdi ndalem beliau), yang meminta agar dibantu oleh rekan-rekan PC IPNU Kota Pekalongan untuk mengisi kegiatan maulid selama 30 hari mulai dari 1 Rabi’ul Awal sampai 30 Rabi’ul Awal.

Kegiatan ini berlangsung khidmat setiap tahunnya, dibuktikan dengan begitu ramainya pengunjung, dan semakin bertambah jumlah pengunjung di tahun-tahun berikutnya, hingga lokasi acara penuh sesak oleh para pecinta maulid. Karena sudah terorganisir, maka tugas membaca kitab maulid selalu bergiliran setiap malamnya, sesuai jadwal yang sudah ditentukan oleh panitia.

Pada kesempatan ini (malam kedua) yang bertugas mengisi maulid adalah PC IPNU Kota Pekalongan, PC IPNU Kabupaten Pekalongan, PC IPNU Kabupaten Batang, PC IPNU Kabupaten Pemalang  dan PC PMII Pekalongan. Selain itu juga ada grup hadroh Az Zahir yang dipimpin oleh habib Ali Zaenal Abidin Assegaf sebagai pengiring dengan lantunan-lantunan qoshidahnya yang merdu dan membuai para pengunjung.

Ketua PC IPNU Kota Pekalongan M Amsa Khalla Isnadi mengatakan bahwa dari segi tasawuf, maulid selain sebagai sarana belajar sejarah nabi, akhlak dan kepribadiannya, juga untuk menjadi penenang jiwa, tenteramnya hati, dan penghilang beban pikiran.

Gus Amsa, panggilan akrabnya juga mengutip kata-kata dari kisah KH Abdullah Sa’ad Solo ketika bertanya pada maulana Alhabib Luthfi bin Yahya tentang barokah orang yang membaca/ikut maulid walaupun tak tahu artinya, “Orang ikut maulid itu umpama orang makan jeruk, yang di dalamnya terdapat vitamin C, walaupun tak pernah melihat dan tahu apa itu vitamin C, akan tetapi sudah merasakan manfaatnya”.

Sementara ketua PC IPNU Kabupaten Pekalongan M Wafik Fahmi mengaku merasa terhormat karena mendapat undangan langsung dari Abah Luthfi untuk ikut berpartisipasi dan meramaikan maulid ini. Disampaikan, dalam momen ini, disamping memperingati bulan kelahiran nabi, kegiatan ini baik sekali, karena bisa dijadikan momen silaturahim antar kader IPNU.

“Istiqomahkan untuk mengadakan kegiatan silaturahim rutin seperti ini, jangan hanya saat ada momen-momen saja baru mengadakan kegiatan-kegiatan seperti ini ataupun kegiatan keagamaan lainnya,”ucap Wafik.

Selain maulid nabi, kegiatan ini juga dinamakan silaturahim kader tahunan, yang harapannya dengan berkumpulnya berbagai macam pimpinan ranting, pimpinan komisariat dan pimpinan anak cabang dari berbagai daerah bisa bersatu di kediaman Abah Luthfi dan bisa saling tukar pikiran tentang IPNU-IPPNU di daerahnya masing-masing demi kemajuan organisasi.

Kontributor: Arif Subhi

Editor: Khairul Anwar

Bagikan Rekan :

Tinggalkan Balasan