You are currently viewing Ngaji Organisasi IPNU-IPPNU Curug, Dzikrul Ulum : Organisasi Ibarat Kapal Besar

Ngaji Organisasi IPNU-IPPNU Curug, Dzikrul Ulum : Organisasi Ibarat Kapal Besar

Wakil ketua PC IPNU Kabupaten Pekalongan bidang kaderisasi, Muhammad Dzikrul Ulum, mengatakan, bahwa organisasi itu ibarat sebuah bahtera kapal besar, yang didalamnya ada kapten, nakhoda, dan awak kapal yang harus selalu siap bekerja sama menghadapi apapun, baik itu musuh, kapal bocor, hujan, badai, ombak ganas, dan cuaca ekstrim lainnya, mereka saling memerankan peran masing-masing secara maksimal dan tentunya juga harus ikhlas.

Hal tersebut disampaikan saat mengisi materi dalam kegiatan Ngaos (Ngaji Organisasi) yang diselenggarakan oleh Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Desa Curug, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan pada Jumat (5/3/21) malam.

“Begitu pula di dalam organisasi ada ketua, wakil ketua, sekretaris, bendahara, anggota maupun humas, semuanya itu berperan sangat penting dalam jalannya roda ke-organisasian” Ucap Dzikrul Ulum.

Kegiatan yang digelar di TPQ Miftakhul Huda Desa Curug itu juga dihadiri oleh anggota IPNU-IPPNU Desa Curug dengan jumlah 25 orang. Kegiatan ini dimulai ba’da isya pukul 20.00 WIB hingga 21.00 WIB.

Kegiatan ini sudah ada sejak periode pimpinan ranting tahun lalu (periode Wildan Athoillah), yang sebelumnya ditujukan untuk Follow up atau Rapat Tindak Lanjut (RTL) alumni peserta Makesta (Masa Kesetiaan Anggota) pada periode tersebut.

Karena kegiatan ini dirasa sangat bagus manfaatnya, maka pada periode ini ditujukan untuk seluruh anggota ranting Desa Curug, agar menumbuhkan rasa cinta terhadap organisasi. Kegiatan Ngaos ini sendiri diselenggarakan secara rutin setiap sebulan sekali, pada malam sabtu di minggu pertama awal bulan.

Ketua PR IPNU Desa Curug, Ari Maskuri, berharap kegiatan ini dapat membangun kesadaran agar selalu bisa aktif di IPNU-IPPNU pada umumnya, dan khususnya di ranting Desa Curug sendiri.

“Dari kegiatan inipun, diharapkan mereka bisa mengeluarkan potensi mereka di tingkat ranting, maupun dalam kegiatan – kegiatan yang diadakan Pimpinan Anak Cabang (PAC) ataupun Pimpinan Cabang (PC)” tutur Ari Maskuri.

Sebelum acara Ngaos diakhiri, Dzikrul Ulum memberi motivasi kepada seluruh peserta ngaji organisasi. Ia mengatakan bahwa kalian boleh kehilangan apapun seperti kekasih, harta benda, bahkan kehilangan semuanya.

“Tapi satu hal yang tidak boleh hilang yaitu semangat, karena seberapa sakitnya kalian, seberapa dalam terpuruknya kalian, harus ada satu harapan, karena didalamnya pasti ada jalan”. Tegasnya.

Kontributor : Arif Subhi

Editor : K. Anwar

Bagikan Rekan :

Tinggalkan Balasan