Memaknai Silaturrahim Alumni dan Kader IPNU PC IPNU Kabupaten Pekalongan

Melaksanakan silaturrahim secara langsung di zaman sekarang ini merupakan suatu hal yang dapat dibilang luar biasa. Pasalnya dengan berbagai kemudahan media komunikasi yang ada, seringkali kita lebih memilih berkomunikasi melalui media sehingga enggan untuk memilih bersilaturrahim secara langsung. Atas dasar inilah Pimpinan Cabang IPNU Kabupaten Pekalongan berinisiasi melaksanakan “Sarasehan Alumni dan Kader IPNU Kabupaten Pekalongan” pada Jumat 7 April 2017 kemarin sebagai ajang silaturrahim antar sesama kader IPNU dari masa ke masa.
Bukan hanya karena untuk menghadiri undangan dari panitia yang menjadi latar belakang hadirnya para alumni untuk bertemu dengan sesama alumni maupun dengan kadernya di IPNU Kabupaten Pekalongan. Akan tetapi perlu diyakini akan adanya faktor-faktor lain yang lebih mendorong para alumni dan kader untuk saling bersilaturrahim. Antusiasme kehadiran alumni dan kader pada pertemuan tersebut didasari dengan berbagai macam latar belakang untuk bisa saling bersilaturrahim.
Bagi alumni, intensitas saling bertemu yang minim, ingin mencurahkan rasa kangen terhadap IPNU, ingin memberikan ilmu dan pengalaman, memotivasi dan mengarahkan kadernya mungkin menjadi faktor-faktor yang tidak dapat dibendung sehingga berkenan untuk bertemu dengan kader-kadernya. Demikian pula para kader yang selalu haus akan ilmu dan pengetahuan sehingga merasa perlu terus belajar khususnya dari para senior dan alumninya.
Moment silaturrahim “Alumni dan Kader IPNU Kabupaten Pekalongan” pada dasarnya merupakan kegiatan yang sangat sederhana dan mudah untuk dilaksanakan. Namun dibalik kesederhanaannya, pertemuan dalam rangka sarasehan alumni dan kader IPNU Kab. Pekalongan tersebut mempunyai banyak khikmah yang dapat diambil. Pertama, menghubungkan ruh ukhuwah nahdliyah antar sesama kader IPNU Kabupaten Pekalongan.  Kedua, membentuk dan memperkuat jaringan IPNU di Kabupaten Pekalongan baik bagi alumni maupun kader yang masih aktif. Ketiga, memberi energi positif berupa motivasi tersendiri bagi kader yang masih aktif sehingga dapat menumbuhkan rasa kepercayaan diri bagi kader dan meningkatkan rasa memilikinya terhadap IPNU.
Sementara itu, apabila ditelusuri lebih lanjut lagi IPNU telah telah berhasil mendistribusikan kader-kadernya melalui berbagai bidang yang ada sejak pertama berdiri khususnya di Kabupaten Pekalongan pada tahun 1962. Aktifis IPNU menjadi pengurus PC NU, aktifis IPNU menjadi politisi, aktifis IPNU menjadi pengusaha, menjadi aktifis lingkungan dan lain sebagainya. Semua ini patut dijadikan motivasi tersendiri bagi kader-kader yang masih aktif untuk selalu mengikuti proses dalam IPNU serta selalu ikhlas berkhidmat kepada organisasi

pelajarkotasantri

Bagikan Rekan :

Tinggalkan Balasan