You are currently viewing Ciptakan Generasi Penerus, IPNU-IPPNU Mulyorejo Tirto Gelar Makesta

Ciptakan Generasi Penerus, IPNU-IPPNU Mulyorejo Tirto Gelar Makesta

Tirto – Guna mencetak generasi selanjutnya, Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Desa Mulyorejo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan mengadakan kegiatan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta).

Kegiatan yang diberi nama Makesta Mandiri Mulyorejo (Makmuman) ini berlangsung di SD N Mulyorejo, selama tiga hari pada Jumat – Ahad (9-11/4), dan diikuti oleh 43 peserta dengan rincian 14 IPNU dan 29 IPPNU.

Ketua Steering Committe (SC), Tugiyo mengatakan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk mencetak pelajar NU yang militan serta bermanfaat bagi masyarakat, khususnya di Desa Mulyorejo.

“Selain itu, semoga mereka (peserta) setelah ini bisa membawa perubahan yang lebih baik untuk IPNU-IPPNU Desa Mulyorejo,” ucapnya.

Ketua PR IPNU Desa Mulyorejo, Saif Fatkhurohim sangat mengharapkan alumni kegiatan ini nantinya melanjutkan estafet bagi kepengurusan periode sekarang. “Kepengurusan kami di IPNU-IPPNU Mulyorejo pada tahun ini akan memasuki babak akhir, untuk itu kami sangat berharap penuh kepada alumni Makesta ini agar menjadi penerus kami yang jauh lebih baik lagi,” terangnya.

Sementara itu, Ketua PAC IPNU Kecamatan Tirto, M Ali Yafie mengatakan untuk alumni Makesta ini agar memperkuat pengetahuan dasar tentang NU khususnya IPNU dan IPPNU. Setelah kegiatan ini juga harapannya ada tindak lanjut yang bertujuan untuk memupuk anggota yang telah dilahirkan.

“Kemudian harapan untuk PR IPNU dan IPPNU Mulyorejo semoga semakin solid, maju dan menjadi agent perubahan di Desa Mulyorejo. Karena lewat IPNU dan IPPNU rekan-rekanita bisa belajar dan berbaur dengan masyarakat,” ujarnya.

Terdapat enam materi pada kegiatan Makesta yang mengangkat tema ‘Menumbuhkan rasa setia dan khidmat pada organisasi’. Selain dari PAC IPNU-IPPNU Tirto, turut hadir pula pada kegiatan ini yakni Badan Otonom NU ranting Mulyorejo, Pemerintah Desa setempat, dan tokoh agama Kyai Zaenal Arifin. (K.A)

Bagikan Rekan :

Tinggalkan Balasan